Alkitab hari ini

PENYESALAN SEHARI BILA MASAK NASI MENJADI BUBUR, PENYESALAN SEBULAN BILA SALAH POTONG RAMBUT, PENYESALAN SETAHUN BILA TIDAK LULUS, PENYESALAN SEUMUR HIDUP BILA SALAH MEMILIH PASANGAN HIDUP, PENYESALAN SELAMANYA BILA SALAH MEMILIH JURUSELAMAT, MAKA JANGALAH PINDAH KE IMAN YANG LAIN SELAIN TUHAN YESUS,..SEMOGA TUHAN SELALU MEMBIMBING KITA SELALU DAN TETAP PADA JALANNYA...TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA..AMIN

Senin, 25 November 2013

Terimalah Didikan dan Milikilah Hikmat!

Hikmat adalah pengetahuan praktis atau ketrampilan dalam menjalani hidup. Hikmat membuat kita seseorang bisa memutuskan secara tepat apa yang harus dia katakan atau harus dia lakukan dalam setiap situasi kehidupan.
Menerima didikan adalah salah satu sarana untuk memiliki hikmat.
Amsal adalah perkataan ringkas tentang berbagai hal dalam kehidupan yang telah terbukti benar (merupakan kebenaran umum). Walaupun "amsal" dalam pengertian suatu bentuk sastra terdapat pula dalam kebudayaan Mesir dan Mesopotamia, "Amsal"
dalam Alkitab memiliki kekhususan, yaitu bahwa kebenaran yang disampaikan tidak semata-mata didasarkan pada pengamatan,
tetapi juga didasarkan pada sikap "takut akan Allah" atau sikap menghargai (segan terhadap) Allah (bandingkan dengan 1:7). Di satu sisi, perlu diingat bahwa kebenaran
dalam kitab Amsal bukan semata-mata kebenaran menurut pandangan umum, melainkan juga kebenaran di hadapan Allah.
Di sisi lain, perlu pula diperhatikan bahwa konteks kitab Amsal adalah konteks kehidupan yang bersifat umum sehingga kebenaran dalam kitab Amsal bisa tidak tepat
dalam konteks khusus seperti dalam konteks kitab Ayub.
Sikap keterbukaan untuk belajar merupakan kunci untuk memiliki hikmat. Bila kita dengan tekun membaca dan mencerna berbagai kebenaran yang disampaikan dalam
kitab Amsal, kita akan memiliki hikmat dalan kehidupan. Di samping itu, kita pun perlu bersikap terbuka terhadap berbagai sarana yang Allah anugerahkan untuk mendidik kita,
khususnya melalui orang tua kita. Bila kita belajar dari sarana yang baik yang Allah sediakan bagi kita dan kita menolak semua nasihat menyesatkan dari orang yang
kelakuannya jahat, pasti kita akan memiliki hikmat!

Amsal 1:7
"Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan."

Sumber : gkysydney.org

readmore...

Selasa, 29 Oktober 2013

Kesal

Kesal itu sangat manusiawi, kamu kecewa sama seseorang atau bahkan marah pada dia.
Tidak ada manusia yg tak pernah kesal, namun tolong renungkan hal ini, bila kesal ini berkepanjangan, akhirnya kelihatannya kok jadi kamu yang terhukum, kan kamu tidak salah.
Bagaimana tidak, dengan kamu kesal berkepanjangan, ganggu kesehatan, ganggu rejeki, ganggu bahagia kamu, padahal kan kamu
tidak salah. benar tidak?
rasa kesalmu pada seseorang sama sekali tidak merugikan orang itu, hanya merugikan diri sendiri.
sebagai bukti rasa sayangmu pada diri sendiri,  tolong lepaskan saja, ikhlaskan, masa depanmu indah, kamu layak bahagia dan sukses.
Penghakiman serahkan saja pada Tuhan, Tuhan itu maha adil,

jangan biarkan amarahmu membuatmu jatuh,
nasihat tete/kakek saya dulu katanya ' emosi itu lebih besar daripada bumi, tetapi kesabaran itu sangat kecil bahkan lebih kecil dari pasir dipantai tetapi jika kamu berpegang pada kesabaran dan biarkan amarahmu itu berlalu Tuhan akan memandang kamu dan memberikan damai sejahtera terhadap kamu serta umur yang panjang diatas bumi dimana tempat kamu berpijak'

Semoga damai selalu hadir dihatimu senantiasa. Tuhan memberkati.

readmore...

Senin, 06 Mei 2013

Memaafkan atau Melukai


Kolose 3:13 “Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”
Rasanya sulit jika Anda ditolak, terutama bila yang menolak adalah seseorang yang Anda cintai. Mungkin salah satu dari anak-anak Anda, pasangan Anda, atau teman dekat.
Tetapi Alkitab mengatakan Anda perlu mengampuni orang itu karena Allah sudah lebih dulu mengampuni Anda.

Kunci untuk mampu mengampuni orang lain ada dalam ayat hari ini. Kuncinya adalah dengan mengingat apa yang Tuhan sudah lakukan bagi Anda. Bila Anda ingat apa yang Yesus Kristus lakukan untuk Anda, maka Anda memiliki kekuatan untuk memaafkan orang lain.
Jika Anda berpegang pada rasa sakit, maka itu hanya akan berakhir dengan menyakiti diri Anda sendiri. Bila Anda tidak mengampuni orang lain, Anda menciptakan kepahitan dan kemarahan dalam diri Anda. Ini akan menggerogoti Anda dari dalam dan menguras energi Anda, membuat Anda lelah sepanjang waktu. Setiap kali Anda mulai merasa kepahitan terhadap seseorang, ingatlah apa yang Yesus lalukan di kayu salib, bagaimana Dia mengasihi Anda dan Dia rela untuk memberikan nyawa-Nya sehingga dosa-dosa Anda dapat diampuni. Dia ditolak dan dihina saat Dia tergantung di sana, tapi Dia melihat semua orang dan berdoa, “Bapa, ampunilah mereka. Mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan” (Lukas 23:34)
Dalam kelemahlembutan dan kerendahan hati yang lengkap, Yesus memberikan nyawa-Nya karena Dia mencintai Anda. Dia tidak memikirkan diri-Nya sendiri, Dia sedang memikirkan Anda. Petrus berkata, “Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.” (1 Petrus 2:23)
Definisi pengampunan ditemukan dalam dua kata dalam ayat itu: “menyerahkannya kepada Dia.” Anda membiarkan Tuhan bekerja dan membuat hal-hal menjadi benar. Pengampunan bukan tentang mempercayai orang itu lagi atau melupakan segala sesuatu yang terjadi. Ini tentang menempatkan situasi di tangan Tuhan, bukan mencari kesempatan untuk balas dendam atau menyimpan dendam. Dalam kelemahlembutan dan kerendahan hati yang lengkap, Yesus memberikan nyawa-Nya karena Dia mencintai Anda.
Dia tidak memikirkan diri-Nya sendiri, Dia sedang memikirkan Anda. Petrus berkata, “Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.” (1 Petrus 2:23)

Semoga Tuhan yang mempunyai hidup ini memberikan kekuatan bagi kita untuk saling mengampuni,.Tuhan Memberkati saudara.

readmore...

Minggu, 07 April 2013

Penderitaan Dalam Damai Sejahtera

Kata menderita sangat erat berkaitan dengan segala keadaan yang tidak menyenangkan, menyedihkan, sendirian, berkekurangan dan lain sebagainya. Namun menderita yang dipilih oleh Tuhan Yesus Kristus adalah sebuah penderitaan yang dapat membebaskan semua orang dan mendatangkan damai sejahtera untuk setiap orang. Sebagai seorang Kristiani, kita pasti mengetahui hinaan, caci maki, sumpah serapah, diludahi, dicambuk, diseret, dipaku dan disalibkan. Itu semua adalah penderitaan Anak Manusia yang secara sadar dipilih oleh Kristus demi sebuah tujuan yaitu keselamatan manusia.
Tak seorangpun dapat terhindar dari penderitaan namun bila tiba saatnya menderita, maka kita dapat dengan sadar memahami bahwa inilah sebuah proses yang akan mendatangkan damai sejahtera! Itu pula yang terjadi dari hasil akhir penderitaan yang dialami Yesus Kristus. Dia sering berkata,”Damai sejahtera bagimu!” dimana ini bukanlah sebuah kalimat biasa sebab Kristus ingin kita sekalian juga mengalami rasa damai sejahtera walaupun dalam situasi yang sangat menderita sekalipun!
arti_kebahagiaanSaat paling genting ketika orang Kristen mengalami sebuah penderitaan adalah rasa tidak percaya bahwa Tuhan Allah pasti menolong dan menguatkan.
Penderitaan pastilah ada ujungnya, bahkan tanpa kita sadari penderitaan adalah pangkal kebahagiaan dan damai sejahtera
Memang kita akan merasa sulit untuk berpikir bahwa semuanya akan baik-baik saja disaat badai menghantam dengan keras kehidupan kita. Serasa mustahil dalam situasi yang kalut akan membuat kita tenang dan menjadikan tetap percaya kepada Tuhan. Sebab seringkali, kita mengingkari Kuasa Tuhan lebih besar daripada semua masalah kehidupan kita. Rasa tidak percaya itulah yang memicu makin terpuruknya kehidupan kita. Kita akan makin bertambah gelisah, takut dan akhirnya apatis dengan pertolongan yang telah Tuhan sediakan untuk kita.
Bila Anda sedang mengalami penderitaan sekarang ini maka janganlah turuti kata hatimu! Lawan kekecewaan, kekuatiran, kecemasan, ketakutanmu dengan mengambil saat teduh secara pribadi dengan sujud menyembah dan memuliakan Tuhan dalam keyakinan bahwa SEMUA MASALAH ITU adalah AWAL SEBUAH KEBAHAGIAAN yang telah Kristus sediakan untuk kita asalkan kita tetap percaya kepadaNya. 
Tuhan memberkati hidup saudara!

readmore...